Al Haris: Wujudkan Program Pertanian Jambi untuk Meningkatkan Swasembada Pangan

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Pemerintah Provinsi Jambi di bawah kepemimpinan Al Haris menunjukkan komitmen yang tegas untuk mendukung program pertanian nasional. Menurutnya, setiap inisiatif yang diambil harus memberikan dampak yang nyata bagi para petani, bukan hanya sekadar retorika tanpa tindakan. Dalam konteks inilah, penting bagi seluruh pihak untuk bersatu dalam mewujudkan program pertanian Jambi yang berkelanjutan dan produktif.
Kegiatan Pertanian yang Mendorong Kemandirian Pangan
Al Haris menyampaikan pernyataan tersebut saat mendampingi kunjungan kerja Sudaryono di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, dan merupakan bagian dari program Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR). Kegiatan ini bukan hanya dihadiri oleh para pejabat daerah, tetapi juga disaksikan oleh 16 provinsi lainnya secara daring, yang dilengkapi dengan sesi interaktif antara kepala daerah dan petani dari berbagai wilayah di Indonesia.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arif, Wakil Bupati Bahtiar, serta berbagai elemen Forkopimda dan penyuluh pertanian. Ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung program pertanian Jambi yang bertujuan untuk mencapai swasembada pangan.
Kolaborasi untuk Keberhasilan Program Pertanian
Dalam sambutannya, Al Haris menekankan bahwa kerjasama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para petani adalah kunci untuk memastikan pelaksanaan program pertanian dapat berjalan dengan optimal. Dia mengingatkan bahwa hasil dari setiap program harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama oleh para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan.
“Yang terpenting adalah hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani. Kita siap menindaklanjuti semua arahan pemerintah pusat,” tegasnya, menyoroti pentingnya responsif terhadap arahan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.
Pentingnya Memanfaatkan Momentum Musim Tanam
Al Haris juga menegaskan bahwa penting untuk memaksimalkan momentum musim tanam, terutama mengingat kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam program pertanian ini. Dengan memanfaatkan waktu yang tepat, diharapkan hasil pertanian dapat maksimal dan memenuhi kebutuhan wilayah.
Dia juga memberikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah pusat dalam penyediaan benih dan pupuk bersubsidi. Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Jambi, yang saat ini masih menghadapi tantangan dalam mencapai swasembada pangan.
Produksi Padi Jambi dan Target Swasembada Pangan
Saat ini, produksi padi di Jambi baru mampu memenuhi sekitar 71 persen dari total kebutuhan daerah. Ini menunjukkan bahwa masih terdapat kekurangan sebesar 29 persen untuk mencapai swasembada pangan. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan luas lahan pertanian menjadi sangat urgent.
Program cetak sawah rakyat di Jambi telah berhasil terealisasi seluas 1.469,51 hektare pada tahun 2025. Dalam rencana yang lebih ambisius, pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan penambahan luas lahan pertanian sebesar 1.009,32 hektare, yang akan tersebar di beberapa kabupaten seperti Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari.
Kerja Sama untuk Ketahanan Pangan
“Ini adalah kerja bersama. Semua pihak harus bergerak agar ketahanan pangan tetap terjaga,” tambah Al Haris, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam program-program yang ada. Komitmen untuk menjaga ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa dipisahkan dari upaya pembangunan daerah.
Pentingnya Percepatan Tanam dan Pemanfaatan Lahan
Sementara itu, Wamentan Sudaryono mengingatkan akan urgensi percepatan tanam di musim hujan, sebelum potensi fenomena El Nino datang. Dia menjelaskan bahwa air merupakan faktor utama yang tidak dapat disediakan oleh pemerintah secara langsung. Oleh karena itu, pemanfaatan musim hujan untuk menanam sangatlah penting.
Dia mendorong agar seluruh lahan potensial dimanfaatkan seoptimal mungkin, baik sawah baru, sawah reguler, hingga lahan rawa, untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap jengkal lahan dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan masyarakat.
Komitmen Pemerintah dalam Memperkuat Sektor Pertanian
Kunjungan kerja ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan. Melalui dialog dan kolaborasi, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memastikan keberlangsungan program pertanian Jambi.
Pemerintah Provinsi Jambi, di bawah kepemimpinan Al Haris, berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan dukungan yang solid dari berbagai pihak, program pertanian Jambi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, diharapkan Jambi dapat segera mencapai swasembada pangan dan menjadi contoh bagi provinsi lain dalam pengelolaan sektor pertanian yang berkelanjutan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan dengan tekad yang kuat, program pertanian Jambi akan terus berkembang demi kesejahteraan rakyat.


