
Pebalap dari Astra Honda Racing Team (AHRT) menunjukkan performa yang luar biasa dengan CBR Series pada putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dari tanggal 7 hingga 9 Agustus 2026. Dengan kecepatan dan ketangguhan motor, mereka berhasil meraih hasil yang membanggakan di ajang bergengsi ini.
Performa CBR Series yang Mengesankan
Pada event ini, dua pebalap AHRT berhasil mengukir prestasi cemerlang. Irfan Ardiansyah meraih podium pertama di kelas Asia Production (AP) 250, sedangkan Herjun Atna Firdaus mengamankan posisi ketiga di kelas Supersport (SS) 600, berkat performa menawan dari motor CBR250RR dan CBR600RR.
Keseruan Kelas AP 250
Dalam Race 1 yang diadakan pada Sabtu, 8 Agustus, Irfan Ardiansyah memulai dari posisi ketujuh dan segera berupaya menyusup ke grup terdepan. Ia sempat memimpin balapan, namun persaingan semakin ketat di lap-lap terakhir. Di tikungan akhir, Irfan terpaksa melebar untuk menghindari insiden, yang membuatnya harus puas berada di posisi kesepuluh pada garis finis.
Namun, semangat juangnya tak padam pada Race 2 yang berlangsung pada hari berikutnya. Irfan kembali bersaing di barisan terdepan, bahkan sempat memimpin balapan beberapa kali. Meski terpuruk hingga posisi ke-11 dengan enam lap tersisa, pebalap nomor 16 ini tidak menyerah. Ia berhasil mencatatkan lap tercepat dengan waktu 1:46.919 pada Lap 7. Memasuki lap terakhir, Irfan berjuang keras dan berhasil merebut posisi pertama, mengantarkannya meraih 31 poin dan naik ke posisi keempat klasemen sementara AP250 dengan total 82 poin.
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih kemenangan di Race 2. Terima kasih untuk seluruh tim atas kerja keras dan dukungannya. Semoga momentum positif ini bisa kami pertahankan hingga putaran berikutnya,” ungkap Irfan penuh rasa syukur.
Perkembangan Pebalap Lain di AP250
Rekan satu tim Irfan, Rheza Danica Ahrens, juga menunjukkan performa yang kompetitif di kelas AP250. Pada Race 1, Rheza memulai dari posisi kesepuluh dan berhasil finis di posisi keenam setelah menjaga ritme balapannya. Di Race 2, ia bahkan sempat memimpin balapan di lap terakhir, namun sayangnya terjatuh di tikungan 16 akibat kontak dengan pebalap lain. Meskipun begitu, Rheza tetap mengumpulkan 10 poin, dan kini menempati posisi kedua di klasemen sementara AP250 dengan total 92 poin.
Sementara itu, Muhammad Badly Ayatullah, yang baru kembali berlaga setelah pemulihan cedera, menunjukkan peningkatan positif. Di Race 1, ia memulai dari posisi ke-16 dan sempat naik ke posisi kesembilan sebelum terjatuh di lap kesembilan. Namun, di Race 2, Badly menunjukkan performa yang lebih baik dengan berhasil finis di posisi kelima.
Pertarungan di Kelas Supersport 600
Di kelas Supersport 600, Herjun Atna Firdaus menunjukkan determinasi yang tinggi dengan CBR600RR. Pada Race 1, Herjun memulai dari posisi kedua dan langsung memimpin balapan. Namun, persaingan yang ketat membuat posisinya berubah hingga lap-lap terakhir. Meskipun sempat terjatuh di tikungan dengan dua lap tersisa, ia berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedelapan.
Herjun kembali tampil dengan semangat yang menggebu di Race 2. Meskipun sempat tertinggal di posisi kedelapan, ia mampu memperbaiki posisinya dengan baik, berjuang melawan grup depan yang sangat kompetitif. Herjun mencatatkan waktu terbaik pribadi dengan 1:37.893. Memasuki tiga lap terakhir, ia berhasil melesat ke posisi kelima dan memanfaatkan insiden di lap terakhir untuk naik ke posisi ketiga. Hasil ini memberinya tambahan 16 poin dan menempatkannya di posisi kelima di klasemen sementara SS600 dengan total 91 poin.
“Alhamdulillah, saya senang bisa kembali meraih podium setelah melewati dua race yang cukup berat. Terima kasih untuk tim, mekanik, dan keluarga atas dukungannya. Semoga momentum ini terus berlanjut di putaran berikutnya,” kata Herjun, mengekspresikan rasa syukurnya.
Kompetisi di Kelas Asia Superbike 1000
Di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, M. Adenanta Putra juga memperlihatkan performa yang kompetitif dengan CBR1000RR-R. Pada Race 1, Adenanta memulai dari posisi keenam dan berhasil naik ke posisi kelima sebelum menyelesaikan balapan di posisi keenam. Ia menunjukkan perjuangan yang patut diacungi jempol meskipun masih dalam tahap pemulihan dari cedera tulang selangka.
Pada Race 2, Adenanta kembali menunjukkan performa positif. Memulai dari posisi keenam, ia langsung menyerang barisan terdepan dan terlibat dalam persaingan ketat. Ia sempat berada di posisi kedua dan ketiga sebelum akhirnya menyelesaikan balapan di posisi kelima. Hasil ini menjadi modal yang baik bagi Adenanta untuk terus meningkatkan performanya di kelas tertinggi ARRC, dengan perolehan total 71 poin dan menempati posisi keenam di klasemen sementara ASB1000.
“Alhamdulillah, saya senang bisa meraih hasil yang lebih baik di Race 2 dan semakin percaya diri dengan motor. Saya akan fokus memulihkan kondisi dan terus berusaha memberikan hasil terbaik pada putaran berikutnya,” ucap Adenanta.
Apresiasi dari Manajemen dan Tim
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, memberikan apresiasi kepada seluruh pebalap AHRT atas dedikasi dan kerja keras mereka di Mandalika.
“Kami bangga melihat semangat juang seluruh pebalap AHRT sepanjang putaran Mandalika. Kemenangan dari Irfan dan podium dari Herjun menjadi hasil positif dari kerja keras tim. Sementara perjuangan seluruh pebalap di setiap kelas menunjukkan semangat untuk terus memberikan yang terbaik. Semoga capaian positif di Mandalika menjadi motivasi bagi seluruh pebalap dan tim untuk menghadapi putaran berikutnya serta terus mengharumkan nama Indonesia di panggung balap Asia,” ujar Andy, menekankan pentingnya semangat tim.
Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy, juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian para pebalap AHRT di Mandalika. Ia menjelaskan bahwa hasil ini mencerminkan performa positif CBR Series dalam menghadapi persaingan balap Asia.
“Kami dengan semangat Satu Hati mengapresiasi perjuangan para pebalap AHRT yang telah memberikan performa terbaik di Mandalika. Kemenangan dan podium yang diraih menjadi bukti ketangguhan CBR Series di lintasan, sekaligus juga menjadi kabar membanggakan bagi pecinta Honda, termasuk di Sumatera Utara,” ungkap Gunarko.
Hasil positif yang diraih di Mandalika menjadi modal yang kuat bagi AHRT untuk melanjutkan persaingan di Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2026. Dengan dukungan CBR Series, para pebalap AHRT siap untuk kembali melesat di putaran kelima yang akan berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, dengan harapan meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di pentas balap Asia.




