slot depo 10k slot depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

TabagselTurdes Setiap Dua Pekan

Bupati Tapsel Gus Irawan dan Kapolres AKBP Anton Sepakati Pelaksanaan Turdes Setiap Dua Pekan

Dalam upaya memperkuat koneksi antara pemerintah dan masyarakat, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, bersama Kapolres AKBP Anton Santoso, telah sepakat untuk melaksanakan program kunjungan ke desa-desa, yang dikenal dengan istilah turdes, setiap dua pekan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi dan memahami lebih dalam mengenai kebutuhan serta aspirasi masyarakat di wilayahnya.

Pelaksanaan Turdes yang Terencana

Gus Irawan mengungkapkan, kesepakatan ini merupakan langkah nyata untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. “Saya dan Pak Kapolres telah berkomitmen untuk melakukan kunjungan ke desa-desa setiap dua pekan, khususnya di akhir pekan,” ujarnya saat ditemui di sekitar Danau Siais, Kecamatan Angkola Sangkunur. Kunjungan ini juga berlangsung saat mereka mengunjungi beberapa desa di Kecamatan Angkola Selatan, Angkola Sangkunur, dan Batang Toru pada Minggu (27/9/2026).

Melalui program turdes ini, Bupati Gus Irawan ingin melihat secara langsung perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung dan yang telah selesai, serta mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat. “Aspirasi dan keluhan yang kami terima akan kami diskusikan bersama untuk menentukan prioritas, terutama di tengah keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Menangkap Aspirasi Masyarakat

Dalam setiap turdes, Bupati dan Kapolres berusaha mengumpulkan berbagai masukan dari masyarakat. Menurut Gus Irawan, hal ini sangat penting agar kebijakan yang diambil pemerintah dapat lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat. “Kami akan mendalami masalah-masalah yang dihadapi masyarakat dan berupaya untuk menjadikannya sebagai prioritas,” imbuhnya.

Komitmen Kapolres dalam Turdes

Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso, menyatakan kesiapannya untuk mendukung agenda turdes ini. Ia menegaskan, “Kami telah sepakat dengan Pak Bupati untuk turun ke desa-desa. Kegiatan turdes hari ini adalah yang ketiga kalinya,” ujarnya.

Salah satu isu yang muncul dalam kunjungan kali ini adalah aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) yang terjadi di Kecamatan Angkola Selatan. Anton menjelaskan bahwa masalah ini sedang ditangani melalui pendekatan sosialisasi dan persiapan peralihan mata pencaharian bagi masyarakat yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

Penanganan Aktivitas Penambangan Tanpa Izin

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melaksanakan sosialisasi tahap pertama terkait masalah PETI dan berencana untuk melanjutkan ke tahap kedua. “Sosialisasi ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko dan alternatif mata pencaharian yang lebih legal,” ungkap Anton.

  • Pemahaman tentang risiko PETI
  • Alternatif mata pencaharian yang legal
  • Sosialisasi dari Kementerian ESDM
  • Pendampingan untuk peralihan pekerjaan
  • Pemberdayaan masyarakat lokal

Anton juga menambahkan bahwa Pemkab Tapanuli Selatan telah menyiapkan sarana untuk mendukung masyarakat beralih dari aktivitas PETI ke pekerjaan yang lebih produktif dan legal. “Kami mendorong masyarakat untuk menjadi petani, mengembangkan perkebunan, atau berusaha di bidang tambak,” paparnya.

Strategi Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan persuasif adalah salah satu strategi yang diusung oleh pemerintah daerah. Namun, Anton menekankan bahwa meskipun pendekatan ini lebih mengedepankan dialog dan edukasi, penegakan hukum tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan. “Jika setelah sosialisasi dan alternatif usaha yang kami tawarkan masih ada pihak yang melanggar, kami akan mengambil tindakan tegas,” tuturnya.

Peran Pemkab dan Polres dalam Pemberdayaan

Dalam setiap turdes, Bupati Gus Irawan didampingi oleh sejumlah pejabat Pemkab Tapanuli Selatan. Di antaranya adalah Sekretaris Daerah, Sofyan Adil; Inspektur Daerah, Hamdy Pulungan; serta kepala dinas terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk menangani berbagai masalah yang dihadapi masyarakat secara kolaboratif.

Kapolres Anton juga didampingi oleh beberapa kepala satuan dari kepolisian, termasuk dari bidang reskrim, narkoba, dan intelijen. Ini menunjukkan bahwa penanganan masalah, termasuk yang berkaitan dengan hukum, dilakukan secara terpadu antara pemerintah dan kepolisian.

Membangun Kepercayaan Melalui Turdes

Program turdes ini bukan hanya sekadar kunjungan, tetapi juga merupakan upaya untuk membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi, diharapkan masyarakat merasa diperhatikan dan terlibat dalam proses pembangunan daerah.

Kedepannya, Gus Irawan dan Anton berharap turdes ini dapat menjadi sarana efektif dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. “Kami berkomitmen untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berupaya merealisasikan aspirasi masyarakat,” tegas Bupati Gus Irawan.

Dengan demikian, inisiatif turdes diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan Tapanuli Selatan. Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan pihak kepolisian, serta partisipasi aktif masyarakat, berbagai tantangan yang ada dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan.

Back to top button