slot depo 10k slot depo 10k

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

ANAK USAHA BUMN - SUB HOLDING

Pemerintah Kolaborasi dengan PGN untuk Optimalisasi Jargas di Gresik dan Sidoarjo demi Pemanfaatan Gas Bumi

Dalam upaya memenuhi kebutuhan energi domestik yang terus meningkat, pemerintah Indonesia aktif mendorong pemanfaatan gas bumi, khususnya melalui program jaringan gas bumi rumah tangga (jargas). Program ini tidak hanya berfungsi untuk memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan, tetapi juga sejalan dengan pengembangan infrastruktur gas bumi nasional yang semakin terintegrasi. Di wilayah Gresik dan Sidoarjo, jargas diharapkan dapat menjadi solusi strategis bagi masyarakat dalam mendapatkan energi bersih dan efisien.

Agenda Kunjungan Kerja Pemerintah

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., bersama Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Kuswardono serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta, menyoroti pentingnya perkembangan jargas di kawasan ini. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memantau dan mendukung program prioritas nasional, terutama dalam menciptakan swasembada energi dan mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Peran Penting Jargas dalam Rencana Kerja Pemerintah

Prof. Dr. Dudung Abdurachman menyatakan bahwa pengembangan jargas merupakan salah satu fokus penting dalam program kerja pemerintah yang direncanakan hingga tahun 2027. Selain itu, proyek pembangunan jaringan gas perkotaan telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Kunjungan ini juga menjadi langkah persiapan pengoperasian jargas yang didanai APBN untuk tahun anggaran 2025-2026 di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.

Membangun Infrastruktur Gas Bumi

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Agung Kuswardono, menjelaskan bahwa pembangunan jargas di wilayah Gresik dan Sidoarjo akan terus berlanjut. Konektivitas infrastruktur gas bumi, seperti jaringan pipa dari Cirebon ke Semarang, menjadi salah satu dasar untuk meningkatkan pemanfaatan gas domestik, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga. Ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap energi yang lebih bersih dan efisien.

Target Pengembangan Jargas

“Pengembangan jargas adalah bagian dari inisiatif pemerintah untuk meningkatkan penggunaan gas bumi dalam negeri dan mengurangi beban subsidi pada APBN,” ungkap Agung. Pemerintah merencanakan pembangunan sekitar 119.379 Sambungan Rumah (SR) jargas di 15 kabupaten/kota pada tahun 2025-2026. Khusus untuk wilayah Gresik dan Sidoarjo, masing-masing akan dibangun sekitar 7.000 SR. Dengan rencana pembangunan masif yang berlangsung hingga tahun 2028, target akhir adalah membangun sebanyak 1 juta SR di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan Jargas di Gresik dan Sidoarjo

Sejak tahun 2022, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM telah mengembangkan jargas di Gresik dengan membangun 4.000 SR, sementara di Sidoarjo sudah ada 29.961 SR yang dibangun sejak 2010. Penugasan PGN sebagai operator dalam proyek ini menunjukkan kepercayaan pemerintah akan kapasitas PGN dalam melayani kebutuhan gas rumah tangga di kedua kabupaten tersebut.

Peran PGN dalam Pengembangan Jargas

PGN menyambut baik dukungan pemerintah untuk pengembangan jargas di Gresik, Sidoarjo, dan wilayah lainnya. Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berkomitmen untuk mendukung pengelolaan dan pengembangan infrastruktur jaringan gas bumi, terutama bagi segmen rumah tangga dan pelanggan kecil. “Kami siap untuk mengelola dan mengoperasikan jaringan gas yang bersumber dari pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta.

Pengalaman PGN dalam Infrastruktur Gas Bumi

PGN memiliki pengalaman yang signifikan dalam pengoperasian dan pemeliharaan infrastruktur gas bumi, mencakup aspek integritas aset, keselamatan jaringan, serta pengelolaan pelanggan. Hingga saat ini, PGN telah melayani lebih dari 820 ribu pelanggan rumah tangga di seluruh Indonesia, yang menunjukkan kapasitas dan kehandalan perusahaan dalam menyediakan layanan gas bumi.

Inovasi dalam Pemanfaatan Gas Bumi

Sejalan dengan program strategis pemerintah, PGN terus berinovasi dalam memanfaatkan gas bumi melalui berbagai skema infrastruktur, baik melalui jaringan pipa maupun solusi alternatif seperti Compressed Natural Gas (CNG). Inovasi ini bertujuan untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani oleh jaringan pipa, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari pemanfaatan gas bumi.

Sinergi untuk Masa Depan Energi yang Berkelanjutan

Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi melalui pengembangan jargas. Sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk memastikan akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap energi bersih. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan pemanfaatan energi domestik dapat dioptimalkan, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan.

Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah dan PGN dalam optimalisasi jargas di Gresik dan Sidoarjo bukan hanya sekadar proyek pembangunan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mencapai ketahanan energi dan keberlanjutan penggunaan sumber daya energi di Indonesia.

Back to top button