Sebuah peristiwa pembunuhan mengerikan baru-baru ini mengguncang kota Medan, Sumatera Utara. Seorang perempuan ditemukan tewas dalam sebuah kotak plastik di kawasan Menteng VII, Medan Denai. Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan, Polsek Medan Area, dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara berhasil menangkap dua pelaku perempuan pembunuhan kotak plastik Medan Denai ini.
Penangkapan Pelaku
Informasi yang dikonfirmasi oleh AKBP Bayu Putro Wijayanto, Kasat Reskrim dari Kapolrestabes Medan, menyatakan bahwa dua remaja perempuan yang foto mereka beredar luas di media sosial adalah pelaku utama dalam kasus ini. Kronologi lengkap dan motif pembunuhan ini akan segera dirilis oleh pihak kepolisian.
Profil dan Penangkapan Dua Pelaku
Menurut data yang berhasil dikumpulkan oleh pihak kepolisian, kedua pelaku yang berinisial SHR (19) dan SAN (19) berhasil ditangkap pada hari yang sama di lokasi yang berbeda setelah jasad korban ditemukan.
Barang Bukti dan Penahanan
Saat ini kedua pelaku telah ditahan di Mapolrestabes Medan. Barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat yang mereka gunakan untuk membuang mayat juga telah diamankan oleh pihak berwajib.
Kronologi Penemuan Mayat dan Identitas Korban
Pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, warga Jalan Menteng VII, Gang Seroja/Rukun, Lingkungan XI, Kecamatan Medan Denai, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa busana di dalam kotak plastik. Jasad korban ditemukan dalam posisi terlipat di dalam kotak plastik yang terletak di pinggir sungai dekat kebun pisang.
Identitas Korban
Korban diketahui bernama RHM (19), seorang warga asal Kelurahan Gunting Saga Atas, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban tewas akibat dicekik di bagian leher oleh para pelaku. Diduga aksi pembunuhan terjadi di sebuah hotel Oyo yang lokasinya tidak jauh dari tempat penemuan kotak.
Hingga saat ini, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, masih terus mendalami motif di balik pembunuhan tragis ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.
