Bupati Tanah Datar Ikuti Sahur Bersama Warga Huntara Guguak Malalo

Dalam upaya memastikan kenyamanan dan keamanan para korban bencana yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara), Bupati Tanah Datar, Eka Putra, meluangkan waktu untuk sahur bersama ratusan warga yang tinggal di 28 unit Huntara di Nagari Guguak Malalo. Peristiwa tersebut berlangsung pada Kamis dini hari, 12 Maret 2026.

Harmonisasi Masyarakat dan Pemerintah

Kebersamaan dan kehangatan meramaikan acara tersebut. Hadir pula di sana, Ny. Lise Eka Putra, Ketua TP PKK Tanah Datar, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, beberapa kepala OPD, Kabag, Camat, Wali Nagari Guguak Malalo, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN).

Bupati Eka Putra mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama rombongan tersebut adalah untuk melihat langsung kondisi warga yang saat ini menempati Huntara dan memastikan bahwa mereka merasa aman dan nyaman selama menjalani masa pemulihan pasca bencana.

Suasana Huntara Nagari Guguak Malalo

“Kami sengaja datang menjelang sahur bersama istri dan rombongan, selain untuk sahur bersama juga ingin melihat apakah bapak dan ibu merasa nyaman tinggal di Huntara ini,” ujar Eka Putra.

Beliau juga menginformasikan bahwa pemerintah daerah juga berupaya memantau kondisi warga yang tinggal di Huntara di dua lokasi lainnya, yakni di Sumpur dan Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh.

Keadaan Huntara di Lokasi Lain

Menurut Bupati, para penghuni di kedua lokasi tersebut juga dalam kondisi aman dan nyaman. Bahkan, pada saat yang sama, pemerintah daerah turut mengirimkan makanan sahur bagi warga yang tinggal di sana.

Pembangunan Hunian Tetap (Huntap)

Bupati Eka Putra juga memberikan informasi bahwa pemerintah daerah bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat tengah mempersiapkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang merencanakan pembangunan sebanyak 82 unit Huntap di Kecamatan Rambatan. “Silakan bapak dan ibu mendaftar untuk bisa menempati Huntap di Rambatan, sehingga kehidupan bapak dan ibu ke depan bisa lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.

Harapan Bupati

Eka Putra berharap bahwa kehadirannya bersama rombongan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang saat ini tinggal di Huntara, sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Setelah sahur bersama warga, Bupati dan rombongan melanjutkan kegiatan dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Huda Jorong Padang Laweh Malalo.

Penanganan Dampak Bencana

Di hadapan jamaah masjid, Bupati menyampaikan sejumlah langkah yang telah dan akan dilakukan pemerintah dalam penanganan dampak bencana yang terjadi di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa bencana yang terjadi beberapa waktu lalu tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur.

Upaya Pemulihan dan Mitigasi

Pemerintah daerah, bersama pemerintah provinsi dan pusat, akan terus berupaya melakukan pemulihan serta pembangunan kembali wilayah terdampak, termasuk pembangunan sabo dam di beberapa titik sebagai langkah mitigasi bencana.

“Insya Allah sabo dam di beberapa titik sebagai langkah awal untuk mengantisipasi jika terjadi bencana di masa mendatang dibangun. Mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar semua rencana ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Exit mobile version