Dalam semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polresta Banggai mempersembahkan sebuah ajang olahraga yang menarik, yaitu Turnamen Domino Kapolres Banggai 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi para penggemar permainan domino, tetapi juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan hadiah total mencapai Rp50 juta, antusiasme dari berbagai komunitas domino di Kabupaten Banggai pun semakin memuncak.
Antusiasme Masyarakat dan Pendaftaran Tim
Sesuai data yang diperoleh panitia hingga Rabu (21/10/2026), tercatat sebanyak 232 tim telah mendaftar untuk berkompetisi, baik secara daring maupun luring. Setiap tim biasanya terdiri dari dua pemain yang akan bertanding mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Hal ini menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat terhadap turnamen domino, yang bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga ajang untuk menjalin silaturahmi.
Lokasi dan Jadwal Pertandingan
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/10/2026) di Gedung Pencak Silat, yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepat di depan Kantor Telkom, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai. Lokasi tersebut diharapkan dapat menampung semua peserta dan penonton yang ingin menyaksikan pertandingan seru ini.
Tujuan Turnamen
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat melalui aktivitas positif. Dengan mengedepankan kebersamaan, silaturahmi, dan sportivitas, turnamen ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antar pemain dan antara masyarakat dengan pihak kepolisian.
Rapat Teknis Persiapan Turnamen
Menjelang pelaksanaan turnamen, panitia telah mengadakan rapat teknis atau technical meeting pada Rabu (21/10/2026) di Kedai L, yang juga berfungsi sebagai sekretariat pendaftaran peserta. Rapat tersebut membahas mekanisme pertandingan, aturan permainan, serta sanksi yang akan diterapkan bagi pelanggaran yang terjadi selama kompetisi.
Pembahasan Aturan Permainan
Pembahasan dalam rapat tersebut dipandu oleh Wahyu dan dihadiri oleh panitia, calon peserta, serta perwakilan dari berbagai gardu domino yang ada di Kabupaten Banggai. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:
- Mekanisme pertandingan
- Aturan permainan
- Sanksi pelanggaran
- Tata tertib yang harus dipatuhi
- Prosedur pengunduran diri dari pertandingan
Tim Panitia dan Wasit
Panitia yang juga bertugas sebagai wasit terdiri dari sejumlah anggota berpengalaman, termasuk Roby Asfary, Jas, Irwan Polaka, Wahyu, Jasdiran, dan Omo. Keterlibatan mereka diharapkan dapat menjaga kelancaran jalannya pertandingan dan memastikan bahwa semua aturan dilaksanakan dengan baik.
Partisipasi Komunitas dalam Turnamen
Beberapa komunitas yang telah mendaftarkan timnya untuk berkompetisi antara lain adalah Mabes Babasal, DMS, Granat, Gardu Bangkep, RT Seven, Bumi Beringin, KDM, GPS, Bantayan, Mangge Palu, dan Soho Domino Squad, serta berbagai komunitas lainnya. Keterlibatan banyak komunitas ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap permainan domino sebagai ajang kompetisi yang juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar pemain.
Penegakan Aturan Permainan
Dalam rapat teknis, panitia sepakat untuk menetapkan sejumlah ketentuan permainan demi menjaga ketertiban selama pertandingan dan mengurangi potensi perselisihan. Beberapa pelanggaran yang diatur mencakup:
- Pemain yang menyatakan pass meskipun masih memiliki kartu
- Kesalahan dalam menurunkan atau menempatkan kartu
- Menurunkan dua kartu atau lebih secara bersamaan
- Memberikan informasi yang tidak benar selama pertandingan
- Melanggar batas waktu berpikir
Sesuai dengan ketentuan yang disepakati, pemain yang menyatakan pass padahal masih memiliki kartu akan dikenakan sanksi empat poin bagi lawan. Kesalahan dalam menurunkan kartu akan dikenakan sanksi satu poin, sementara menurunkan dua kartu atau lebih sekaligus akan mengakibatkan sanksi tiga poin bagi lawan.
Regulasi Tambahan Selama Pertandingan
Pihak panitia juga mengatur larangan memberikan informasi palsu dan bertanya kepada pasangan saat pertandingan berlangsung. Pelanggaran terkait informasi yang salah akan dikenakan sanksi dua poin, sedangkan bertanya kepada pasangan akan dikenakan sanksi satu poin.
Penerapan sanksi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta bermain sesuai dengan aturan dan menjaga konsistensi keputusan dari para wasit. Selain itu, panitia menetapkan batas waktu berpikir maksimal selama 25 detik bagi pemain saat menentukan langkah. Apabila waktu tersebut terlampaui, pemain dapat ditegur oleh wasit, dan teguran kedua akan dikenakan sanksi satu poin.
Pelanggaran Keterlambatan dan Prosedur WO
Keterlambatan peserta juga menjadi perhatian penting. Peserta yang terlambat setelah pertandingan dimulai dapat dikenakan sanksi tiga poin bagi lawan setelah pemanggilan ketiga selesai. Selain itu, panitia telah memberlakukan ketentuan mengenai kemenangan Wolkover (WO) sesuai kondisi yang telah disepakati dalam rapat teknis, termasuk situasi di mana pemain terlambat dan pertandingan lain dalam sesi yang sama telah selesai.
Selama pertandingan, pemain dilarang meletakkan tangan di atas meja. Pelanggaran pertama akan mendapatkan teguran, sedangkan pelanggaran kedua akan dikenakan sanksi satu poin. Barang yang diperbolehkan berada di atas meja juga dibatasi hanya pada kartu domino, alat pencatat skor, dan pulpen.
Ketentuan Pergantian Pasangan dan Pengunduran Diri
Untuk pergantian pasangan karena alasan sakit atau tugas, peserta harus menyertakan bukti berupa surat keterangan sakit atau surat tugas yang disampaikan kepada panitia dalam format foto atau PDF. Selain itu, panitia juga mengatur konsekuensi bagi pemain yang tidak melanjutkan pertandingan meskipun tidak memiliki peluang untuk lolos; dalam kondisi tersebut, lawan dapat diberikan kemenangan berdasarkan mekanisme yang telah ditentukan.
Melalui rapat teknis ini, panitia berharap semua peserta memahami aturan sebelum kompetisi dimulai. Kesepakatan mengenai tata tertib dan sanksi ini akan menjadi pedoman bagi para wasit dalam menjaga jalannya kompetisi agar tetap adil dan tertib.
Peluang Kompetisi dan Silaturahmi
Dengan total hadiah yang mencapai Rp50 juta dan 232 tim yang terdaftar, Turnamen Domino Kapolres Banggai 2026 diharapkan tidak hanya berlangsung kompetitif tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi masyarakat dari berbagai komunitas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menjadikan olahraga rekreasi sebagai sarana memperkuat persaudaraan, dengan tetap mengedepankan kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, dan sportivitas.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” diharapkan tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan pertandingan, tetapi juga dalam terbangunnya komunikasi, kebersamaan, dan hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga. Dengan demikian, turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.